Cara Membaca Laporan Perubahan Ekuitas

Daniel
7 Min Read

Cara membaca laporan perubahan ekuitas sebenarnya tidak sesulit tampilannya. Kita cukup mengikuti perjalanan modal pemilik dari saldo awal sampai saldo akhir: apa yang menambahnya, apa yang menguranginya, dan dari mana setiap perubahan berasal.

Laporan ini menjadi jembatan antara laporan laba rugi dan neraca perusahaan. Laba bersih masuk ke laba ditahan, dividen menguranginya, sedangkan penerbitan atau pembelian kembali saham mengubah modal yang disetor. Saldo akhirnya kemudian muncul pada bagian ekuitas di neraca.

Menurut IAS 1 tentang penyajian laporan keuangan, laporan perubahan ekuitas merupakan salah satu bagian dari satu set laporan keuangan lengkap. Di Indonesia, daftar komponen laporan keuangan tersebut juga tercantum dalam PSAK 201.

Cara Membaca Laporan Perubahan Ekuitas dari Saldo Awal

Langkah pertama adalah melihat saldo awal setiap komponen ekuitas. Pada contoh perusahaan imajiner danieel.id/ Company, seluruh angka disajikan dalam ribuan dolar AS ($000). Per 1 Januari 2019, preferred stock berjumlah $600, common stock $980, additional paid-in capital $2.350, dan retained earnings $2.776. Total ekuitas awalnya adalah $6.706.

Jangan langsung melihat baris terakhir. Dengan memahami saldo awal, kita memiliki titik pembanding untuk menilai apakah perubahan selama tahun berjalan berasal dari kinerja perusahaan atau dari transaksi dengan pemilik.

Contoh laporan perubahan ekuitas perusahaan imajiner danieel.id/ Company. Satuan dalam $000.
Contoh laporan perubahan ekuitas perusahaan imajiner danieel.id/ Company. Satuan dalam $000.

Menelusuri Laba Bersih dan Dividen

Selama 2019, perusahaan mencatat net income atau laba bersih setelah pajak sebesar $560. Laba ini menambah retained earnings. Namun, penambahan laba tidak berarti kas bertambah dalam jumlah yang sama karena laporan laba rugi menggunakan basis akrual. Pergerakan kasnya perlu diperiksa melalui laporan arus kas.

Perusahaan juga membayar dividen preferred stock sebesar $30 dan dividen common stock sebesar $156. Total dividen $186 mengurangi laba ditahan. Karena itulah laba bersih $560 tidak seluruhnya tinggal di dalam perusahaan.

Rekonsiliasinya sederhana: retained earnings akhir = retained earnings awal + net income – dividends. Pada contoh ini, $2.776 + $560 – $186 = $3.150. Selisih satuan kecil yang mungkin muncul bila menghitung nilai sumber sebelum pembulatan tidak perlu ditambahkan ke tabel, sebab screenshot Excel memang menampilkan angka bulat.

Format ringkas retained earnings:
Format ringkas retained earnings: saldo awal ditambah laba bersih, lalu dikurangi seluruh dividen.

Membaca Penerbitan Saham dan Tambahan Modal

Selain laba dan dividen, laporan lengkap memperlihatkan common stock issued. Common stock bertambah $70, sedangkan additional paid-in capital bertambah $420. Dengan demikian, tambahan modal dari penerbitan saham berjumlah $490.

Mengapa kenaikan common stock hanya $70, bukan $490? Common stock biasanya dicatat berdasarkan nilai nominal atau par value. Bagian harga penerbitan yang melebihi nilai nominal masuk ke additional paid-in capital. Karena itu, dana yang diperoleh dari penerbitan saham baru tidak boleh dinilai hanya dari perubahan akun common stock.

Pada contoh ini preferred stock tetap $600. Common stock berubah dari $980 menjadi $1.050, sedangkan additional paid-in capital berubah dari $2.350 menjadi $2.770. Kombinasi laba bersih, dividen, dan penerbitan saham membawa total ekuitas dari $6.706 menjadi $7.570.

Memahami Retained Earnings dengan Benar

Retained earnings atau laba ditahan sering disalahartikan sebagai uang tunai yang disimpan dalam satu rekening khusus. Padahal, laba ditahan adalah akumulasi laba yang belum dibagikan kepada pemegang saham. Dana tersebut mungkin sudah digunakan untuk membeli persediaan, mesin, bangunan, atau aset lain.

Itulah sebabnya retained earnings perlu dibaca bersama neraca dan arus kas. Saldo $3.150 menjelaskan bagian ekuitas yang berasal dari akumulasi laba, tetapi tidak memberi tahu di mana uangnya berada. Untuk melihat hubungan keempat laporan secara utuh, pembaca dapat kembali ke penjelasan tentang empat jenis laporan keuangan perusahaan.

Apa yang Dapat Dianalisis dari Perubahan Ekuitas?

Setelah memahami angka dasar, cara membaca laporan perubahan ekuitas berikutnya adalah mengajukan pertanyaan yang tepat:

  • Apakah pertumbuhan ekuitas terutama berasal dari laba atau dari penerbitan saham baru?
  • Berapa bagian laba yang dibagikan sebagai dividen dan berapa yang ditahan untuk mendukung pertumbuhan?
  • Apakah jumlah saham bertambah sehingga porsi kepemilikan pemegang saham lama berpotensi terdilusi?
  • Apakah retained earnings meningkat secara konsisten dari tahun ke tahun?
  • Apakah saldo akhir setiap komponen sama dengan angka ekuitas pada neraca?

Pada contoh danieel.id/ Company, kenaikan total ekuitas sebesar $864 berasal dari dua sumber utama. Pertama, laba bersih setelah dikurangi dividen menambah retained earnings sebesar $374. Kedua, penerbitan saham menambah modal sebesar $490. Jadi, pertumbuhan ekuitas tidak hanya berasal dari hasil usaha, tetapi juga dari setoran modal baru.

Interpretasi tersebut penting. Perusahaan yang ekuitasnya tumbuh karena akumulasi laba memiliki cerita yang berbeda dari perusahaan yang bergantung pada penerbitan saham. Keduanya tidak otomatis baik atau buruk; kita masih perlu memahami tujuan pendanaan, prospek bisnis, dan dampaknya terhadap pemegang saham.

Kesimpulan

Pada akhirnya, cara membaca laporan perubahan ekuitas adalah mengikuti rekonsiliasi dari modal awal menuju modal akhir. Laba menambah ekuitas, dividen mengurangi laba ditahan, dan penerbitan saham menambah modal disetor. Pada contoh ini, ekuitas meningkat dari $6.706 menjadi $7.570, dengan saldo retained earnings akhir $3.150.

Gunakan laporan ini sebagai penghubung, bukan sebagai dokumen yang berdiri sendiri. Cocokkan laba bersih dengan laporan laba rugi, saldo akhir dengan neraca, serta dividen dan penerbitan saham dengan arus kas pendanaan. Dengan cara itu, kita dapat memahami bukan hanya bahwa modal berubah, tetapi juga alasan perubahan tersebut.

 

Lebih lengkap mengenai 4 Jenis Laporan Keuangan Perusahaan, yaitu : Laporan Laba Rugi (Income Statements), Neraca (Balance Sheets), Laporan Perubahan Modal (Statement of Changes in Equity), dan Laporan Arus Kas (Cash Flow Statements), dapat dibaca pada artikel : Memahami 4 Jenis Laporan Keuangan Perusahaan.

Source :

Lawrence J. Gitman & Chad J.Zutter, “Principles of Managerial Finance.” 13th Edition

This post is also available in: English

Share This Article
Follow:
Daniel, S.T., MBA. Writing about Islam, science, health, IT, finance, history, and other topics as personal reflections — hoping they may also be of benefit to readers.
Tidak ada komentar
error: