Rasio Keuangan Perusahaan: 5 Jenis Penting dan Cara Mudah Membacanya

Daniel
16 Min Read

Penjualan naik 12%. Laba bersih ikut naik 4%. Kabar bagus, bukan? Tapi coba lihat satu baris di bagian paling bawah laporan laba rugi: laba per saham justru turun 2%. Pemegang saham yang tadinya ikut senang mendadak garuk-garuk kepala (wajar saja, yang mereka pegang kan sahamnya, bukan penjualannya).

Kok bisa? Jawabannya baru kelihatan ketika kita membaca rasio keuangan perusahaan, bukan sekadar angka nominal. Rasio keuangan perusahaan adalah perbandingan antara dua pos laporan keuangan, misalnya aset lancar dengan utang lancar atau laba dengan modal, untuk menilai likuiditas, efisiensi, utang, profitabilitas, dan penilaian pasar sebuah perusahaan. Satu angka yang berdiri sendiri hampir tidak bercerita; setelah dibandingkan, barulah ia mulai bicara.

Cara paling mudah memahaminya: rasio keuangan itu mirip hasil medical check-up. Angka gula darah baru bermakna setelah dibandingkan dengan nilai rujukan dan hasil tahun lalu, dan satu angka yang sedikit di luar batas belum tentu berarti sakit. Begitu pula rasio keuangan perusahaan: rata-rata industri adalah “nilai rujukan”, sedangkan tahun sebelumnya adalah “hasil lab lama” kita.

Supaya tidak berhenti di teori, kita akan memakai satu contoh yang berjalan dari awal sampai akhir: perusahaan imajiner danieel.id Company tahun 2018–2019. Angkanya sama dengan contoh pada tulisan cara membaca laporan laba rugi perusahaan, jadi mudah ditelusuri.

Cara Membaca Rasio Keuangan Perusahaan agar Tidak Salah Kesimpulan

Membaca rasio keuangan perusahaan dengan benar memerlukan dua pembanding: tahun sebelumnya (time series) dan rata-rata industri sejenis (cross sectional). Tanpa pembanding, angka 2,53 atau 7,6% tidak bisa disebut baik maupun buruk.

Selain itu, pakai definisi yang konsisten dari tahun ke tahun, bandingkan hanya dengan bisnis sejenis (toko kelontong dan pabrik semen jelas punya “nilai rujukan” berbeda), dan baca setiap perubahan bersama catatan laporan keuangan.

Agar mudah dipetakan, berikut lima kelompok rasio keuangan perusahaan beserta pertanyaan yang dijawab masing-masing:

Kelompok rasioPertanyaan yang dijawabContoh rasio
LikuiditasSanggupkah membayar utang jangka pendek?Current ratio, quick ratio
AktivitasSeberapa efisien aset dan modal kerja berputar?Perputaran persediaan, periode penagihan
Utang (solvabilitas)Seberapa besar utang dan kemampuan membayarnya?DER, times interest earned
ProfitabilitasSeberapa besar laba dari penjualan dan modal?Net profit margin, ROA, ROE
PasarBerapa harga yang dibayar investor untuk laba dan nilai buku?PER, price to book ratio

Artinya, setiap kelompok melihat dari sudut berbeda, sehingga kesimpulan yang adil hanya muncul bila kelimanya dibaca bersama.

Berikut Laporan Laba Rugi (Income Statement) dan Neraca (Balance Sheet) danieel.id Company yang pernah kita bedah dalam tulisan 4 jenis laporan keuangan perusahaan (angka dalam ribuan dolar):

Laporan laba rugi perusahaan imajiner danieel.id Company tahun 2018 dan 2019
Contoh Income Statement Perusahaan Imajiner danieel.id

 

Neraca atau balance sheet perusahaan imajiner danieel.id Company tahun 2018 dan 2019
Contoh Balance Sheet Perusahaan imajiner danieel.id.

Rumus dan rata-rata industri mengikuti buku Principles of Managerial Finance karya Gitman dan Zutter (edisi ke-13). Kita mulai dari kelompok yang paling dekat dengan urusan “dompet harian” perusahaan.

Rasio Likuiditas: Sanggupkah Membayar Utang Jangka Pendek?

Rasio keuangan perusahaan untuk menilai likuiditas dan kewajiban jangka pendek
Likuiditas menunjukkan kemampuan aset lancar menutup kewajiban jangka pendek.

Rasio likuiditas adalah rasio keuangan perusahaan yang mengukur kemampuan melunasi kewajiban jatuh tempo dalam satu tahun dengan aset lancar. Dua ukuran yang paling sering dipakai adalah current ratio dan quick ratio.

Ringkasan liquidity ratio perusahaan imajiner danieel.id
Summary Liquidity Ratio Perusahaan Imajiner danieel.id
Current Ratio = Current Assets ÷ Current Liabilities

Pada 2019, current ratio danieel.id Company adalah $2.487 ÷ $985 = 2,53, naik dari 2,36 pada 2018 dan di atas rata-rata industri 2,05. Setiap $1 utang lancar ditopang sekitar $2,53 aset lancar.

Quick Ratio = (Current Assets − Inventory) ÷ Current Liabilities

Quick ratio lebih “galak” karena mengeluarkan persediaan, yang tidak secepat kas atau piutang untuk dicairkan. Hasil 2019 adalah ($2.487 − $560) ÷ $985 = 1,96, lebih baik daripada 1,67 pada 2018 dan rata-rata industri 1,43.

Jadi, likuiditasnya kuat. Namun, makin tinggi tidak otomatis makin ideal. Kas yang menumpuk tanpa diputar ibarat uang di bawah kasur: aman, tetapi tidak menghasilkan apa-apa.

Perlu dicatat, kualitas aset lancar sama pentingnya dengan jumlahnya. Piutang yang macet atau persediaan yang sulit laku bisa membuat neraca tampak sehat padahal daya bayarnya lemah. Karena itu, saat memakai rasio keuangan perusahaan untuk analisis sungguhan, periksa umur piutang dan komposisi persediaan di catatan laporan keuangan.

Rasio Aktivitas: Seberapa Efisien Aset Bekerja?

Perputaran persediaan, piutang, pembayaran, dan aset dalam operasi perusahaan
Rasio aktivitas memperlihatkan seberapa efisien aset dan modal kerja berputar.

Rasio aktivitas adalah kelompok rasio keuangan perusahaan yang mengukur seberapa cepat persediaan, piutang, utang dagang, dan total aset berputar menjadi penjualan atau kas. Kelompok ini menilai efisiensi operasi.

Ringkasan activity ratio perusahaan imajiner danieel.id
Summary Activity Ratio Perusahaan Imajiner danieel.id
Inventory Turnover = Cost of Goods Sold ÷ Inventory

Pada 2019, perputaran persediaan adalah $4.335 ÷ $560 = 7,74 kali, naik dari 6,18 kali dan di atas rata-rata industri 6,6 kali. Artinya, barang rata-rata “menginap” 365 ÷ 7,74 ≈ 47 hari di gudang. Angka idealnya tergantung bisnis; warung sayur jelas butuh perputaran lebih cepat daripada dealer mobil.

Average Collection Period = Accounts Receivable ÷ (Annual Credit Sales ÷ 365)

Karena penjualan kredit tidak dipisahkan, kita memakai total penjualan: $920 ÷ ($6.115 ÷ 365) = 54,91 hari. Angka ini memburuk dari 47,59 hari dan lebih lama daripada rata-rata industri 44,3 hari. Kalau termin kredit pelanggan 60 hari, hasil ini masih wajar; kalau 30 hari, bagian penagihan perlu berbenah.

Average Payment Period = Accounts Payable ÷ (Annual Purchases ÷ 365)

Pembelian tahunan diasumsikan 65% dari COGS. Hasil 2019 adalah $453 ÷ (65% × $4.335 ÷ 365) = 58,68 hari, lebih lama daripada 51,31 hari pada 2018 tetapi masih lebih cepat daripada rata-rata industri 66,5 hari. Kabar baiknya, periode ini sedikit lebih panjang daripada periode penagihan 54,91 hari, sehingga kas dari pelanggan umumnya masuk sebelum tagihan pemasok jatuh tempo.

Total Asset Turnover = Sales ÷ Total Assets

Total asset turnover turun tipis dari 0,57 menjadi 0,55, sementara rata-rata industri 0,75. Gambaran kasarnya, setiap $1 aset menghasilkan 55 sen penjualan, sedangkan pesaing rata-rata 75 sen. Penyebabnya bisa kapasitas pabrik yang belum terpakai penuh atau investasi mesin baru (naik hampir $1 juta di neraca) yang belum menghasilkan.

Rasio Utang: Seberapa Berat Beban Pinjaman?

Perbandingan utang, modal, dan kemampuan perusahaan menutup pembayaran tetap
Utang perlu dibaca bersama modal dan kemampuan perusahaan membayar kewajiban tetap.

Dalam rasio keuangan perusahaan, rasio utang atau solvabilitas mengukur seberapa besar perusahaan dibiayai kreditor dibanding pemilik, sekaligus kemampuan laba operasinya menanggung bunga dan pembayaran tetap. Utang tidak selalu buruk; yang penting takarannya.

Ringkasan debt ratio perusahaan imajiner danieel.id
Summary Debt Ratio Perusahaan Imajiner danieel.id
Debt to Equity Ratio = Total Liabilities ÷ Total Shareholders’ Equity

Debt to equity ratio (DER) naik dari 43,7% menjadi 45,6% ($3.455 ÷ $7.570), sedikit di atas rata-rata industri 40,0%. Artinya, porsi dana kreditor bertambah dibanding modal pemilik. Risiko memang naik, tetapi utang bisa menjadi financial leverage (penggunaan utang untuk memperbesar aset dan hasil) bila investasinya menghasilkan lebih tinggi daripada biaya bunga. Seperti diingatkan dalam panduan rasio saham Mandiri Sekuritas, DER sebaiknya dibandingkan dengan perusahaan di industri yang sama.

Dalam Islam, urusan utang pun diminta dicatat dengan rapi: “Wahai orang-orang yang beriman, apabila kamu berutang piutang untuk waktu yang ditentukan, hendaklah kamu mencatatnya.” (QS. Al-Baqarah: 282). Tentu ayat ini bukan rumus DER, tetapi semangatnya sejalan: utang yang tercatat jelas lebih mudah diukur dan dipertanggungjawabkan.

Times Interest Earned = EBIT ÷ Interest Expense

Times interest earned 2019 adalah $935 ÷ $199 = 4,70 kali, turun tipis dari 4,75 kali tetapi masih di atas rata-rata industri 4,3 kali. Gampangnya, laba operasi cukup membayar bunga hampir lima kali lipat.

Fixed Payment Coverage = (EBIT + Lease Payments) ÷ [Interest + Lease Payments + (Principal + Preferred Dividends) × 1 ÷ (1 − Tax Rate)]

Fixed payment coverage menambahkan sewa, cicilan pokok, dan dividen saham preferen ke dalam ujian. Hasil 2019 adalah 2,83 kali, naik dari 2,79 kali dan jauh di atas rata-rata industri 1,5 kali. Jadi, beban tetap masih tertutup dengan aman, walaupun tren DER yang naik tetap perlu diawasi.

Rasio Profitabilitas: Seberapa Besar Laba yang Tersisa?

Proses operasi yang menghasilkan margin laba dan pengembalian modal perusahaan
Profitabilitas menilai margin laba sekaligus efektivitas aset dan modal.

Rasio profitabilitas adalah rasio keuangan perusahaan yang mengukur berapa bagian penjualan yang tersisa menjadi laba, serta seberapa besar laba yang dihasilkan dari aset dan modal pemilik. Di sinilah teka-teki di awal tulisan mulai terjawab.

Ringkasan profitability ratio perusahaan imajiner danieel.id
Summary Profitability Ratio Perusahaan Imajiner danieel.id
Gross Profit Margin = Gross Profit ÷ Sales
Operating Profit Margin = Operating Profit ÷ Sales
Net Profit Margin = Earnings Available for Common Shareholders ÷ Sales

Pada 2019, gross profit margin turun dari 31,0% menjadi 29,1%, sedikit di bawah industri 30,0%. Operating profit margin turun dari 16,3% menjadi 15,3%, dan net profit margin dari 9,2% menjadi 8,7%; keduanya masih di atas rata-rata industri (11,0% dan 6,2%). Penyebab utamanya terlihat di laporan laba rugi: penjualan naik 12%, tetapi harga pokok penjualan naik 15%.

Kalau dirupiahkan, dari setiap Rp100 penjualan, laba bersih yang tersisa turun dari Rp9,2 menjadi Rp8,7. Selisihnya kecil, tetapi bila dibiarkan bertahun-tahun bisa menggerus kualitas pertumbuhan. Pelajaran penting dari rasio keuangan perusahaan: laba nominal boleh naik, margin bisa saja turun.

EPS = Earnings Available for Common Shareholders ÷ Common Shares Outstanding
ROA = Earnings Available for Common Shareholders ÷ Total Assets
ROE = Earnings Available for Common Shareholders ÷ Common Equity

EPS 2019 adalah $530 ribu ÷ 300.000 saham = $1,77, turun dari $1,81. Nah, inilah jawaban teka-teki di pembuka: laba untuk pemegang saham biasa memang naik 5%, tetapi jumlah saham beredar bertambah dari 280.000 menjadi 300.000 (naik sekitar 7%), sehingga “kue” laba dibagi ke lebih banyak orang. EPS juga bukan dividen; dividen per saham hanya $0,52, sekitar 29,4% dari laba per saham.

ROA turun dari 5,3% menjadi 4,8%, sedikit di atas industri 4,6%. ROE turun dari 8,3% menjadi 7,6% ($530 ÷ $6.970 ekuitas biasa), di bawah industri 8,5%. Penyebabnya bisa dilacak dengan memecah ROA dan ROE menjadi margin, perputaran aset, dan leverage lewat DuPont Analysis.

Rasio Pasar: Berapa Harga yang Dibayar Investor?

Investor membandingkan harga saham dengan laba dan nilai buku perusahaan
Rasio pasar membandingkan harga saham dengan kinerja dan nilai buku perusahaan.

Rasio pasar adalah bagian rasio keuangan perusahaan yang membandingkan harga saham dengan laba per saham dan nilai buku per saham, sehingga menunjukkan cara investor menilai kinerja dan prospek perusahaan. Kelompok ini relevan untuk perusahaan yang sahamnya diperdagangkan.

Ringkasan market ratio perusahaan imajiner danieel.id

Price to Earnings Ratio = Market Price per Share ÷ EPS

Dengan harga saham $24,50 dan EPS $1,77, PER 2019 adalah 13,86 kali, hampir sama dengan 13,83 kali pada 2018 dan di atas rata-rata industri 12,5 kali. Investor rela membayar sekitar $13,86 untuk setiap $1 laba per saham. PER tinggi bisa mencerminkan harapan pertumbuhan, bisa juga berarti harganya relatif mahal (investor kan bukan ahli nujum, hehe), jadi periksa pertumbuhan laba dan risikonya.

Book Value per Share = Common Equity ÷ Common Shares Outstanding
Price to Book Ratio = Market Price per Share ÷ Book Value per Share

Nilai buku per saham 2019 adalah $6.970 ribu ÷ 300.000 = $23,23. Dengan harga $24,50, price to book ratio menjadi 1,05 kali, turun dari 1,15 kali dan di bawah rata-rata industri 1,3 kali. Namun, P/B rendah tidak otomatis berarti murah, karena nilai buku belum tentu mencerminkan nilai ekonomis aset, terutama pada bisnis yang bertumpu pada merek atau teknologi.

Untuk saham di Bursa Efek Indonesia, kita tidak perlu menghitung semuanya dari nol. BEI menampilkan PER, PBV, DER, ROA, ROE, dan net profit margin di fitur stock screener beserta penjelasan kolomnya. Praktis untuk penyaringan awal, tetapi analisis tetap perlu kembali ke laporan keuangan. Untuk menilai harga wajar, lanjutkan ke tulisan tentang valuasi saham dengan berbagai metode.

Yang Sering Ditanyakan tentang Rasio Keuangan

Apa saja jenis rasio keuangan perusahaan?

Jenis rasio keuangan perusahaan umumnya dibagi menjadi lima: likuiditas, aktivitas, utang (solvabilitas), profitabilitas, dan pasar. Sebagian buku menyebut rasio aktivitas sebagai rasio efisiensi, tetapi isinya tetap mirip.

Berapa current ratio yang dianggap sehat?

Tidak ada satu angka yang berlaku untuk semua bisnis; current ratio sebaiknya dibandingkan dengan rata-rata industri sejenis dan tren perusahaan itu sendiri. Ritel yang kasnya berputar cepat bisa nyaman dengan current ratio rendah, sedangkan bisnis musiman butuh bantalan lebih tebal.

Apakah PER rendah berarti saham murah?

Belum tentu; PER rendah bisa berarti saham murah, tetapi juga bisa menandakan pasar memperkirakan laba akan turun atau risikonya tinggi. Jadi, bandingkan PER dengan perusahaan sejenis dan periksa kualitas labanya sebelum menyimpulkan.

Jadi, Apa yang Sebenarnya Diceritakan Rasio Keuangan Perusahaan?

Kembali ke teka-teki di awal: penjualan naik dan laba naik, tetapi laba per saham turun. Setelah dibedah, ceritanya jadi utuh. Likuiditas danieel.id Company kuat dan persediaan berputar lebih cepat, tetapi penagihan melambat dan aset belum seefisien pesaing. Utang bertambah namun masih tertanggung, margin menipis karena biaya naik lebih cepat daripada penjualan, dan saham baru membuat laba per saham terbagi lebih tipis.

Seperti hasil medical check-up tadi, rasio keuangan perusahaan tidak memberi vonis, tetapi menunjukkan bagian yang perlu diperiksa lebih dalam. Langkah pertamanya sederhana: ambil laporan keuangan satu emiten yang Anda kenal, hitung current ratio, net profit margin, dan ROE dua tahun terakhir, lalu bandingkan dengan pesaing terdekatnya.

Dari kelima kelompok tadi, rasio mana yang paling sering Anda lihat ketika menilai sebuah perusahaan, dan pernahkah satu rasio membuat Anda salah menyimpulkan? Tulis pengalaman Anda di bawah; diskusinya bisa jadi bahan belajar bersama.

Angka di laporan keuangan memang tidak bisa bicara sendiri, tetapi begitu kita bertanya lewat rasio keuangan perusahaan yang tepat, ia sering menjawab lebih jujur daripada siaran pers mana pun.

This post is also available in: English

Share This Article
Follow:
Daniel, S.T., MBA, lahir dan besar di Sumatra. Berlatar pendidikan teknik kimia dan Master of Business Administration (MBA). Di danieel.id, saya menulis tentang keuangan dan analisis perusahaan, serta catatan pribadi tentang Islam, sains, sejarah, kesehatan, dan kehidupan sehari-hari. Tulisan kesehatan di sini bersifat edukasi umum dan disusun dari sumber tepercaya, bukan pengganti saran tenaga medis.