Memahami 4 Jenis Laporan Keuangan Perusahaan

Daniel
12 Min Read

Ketika melihat laporan keuangan untuk pertama kali, sebagian orang merasa sedang membaca bahasa planet lain. Angka berjejer, istilah berbahasa Inggris muncul di mana-mana, dan tiap laporan tampak berdiri sendiri. Padahal, jika kita memahami alurnya, empat jenis laporan keuangan ini sebenarnya sedang menceritakan satu perusahaan dari sudut yang berbeda.

Laporan laba rugi menjelaskan hasil usaha selama satu periode. Neraca menunjukkan posisi aset, kewajiban, dan modal pada satu tanggal. Laporan perubahan ekuitas menerangkan mengapa modal pemilik berubah. Sementara itu, laporan arus kas memperlihatkan dari mana uang tunai datang dan ke mana ia pergi.

Kemampuan membaca laporan tersebut berguna bukan hanya bagi akuntan. Seorang pekerja dapat menyelaraskan kontribusinya dengan target perusahaan. Manajemen dapat mengevaluasi biaya, aset, utang, dan kebutuhan investasi. Kreditur dapat menilai kemampuan membayar kewajiban. Investor pun memperoleh dasar yang lebih masuk akal daripada sekadar membeli saham karena ikut-ikutan.

Artikel ini memakai contoh perusahaan manufaktur imajiner “danieel.id/ Company”. Semua angka dalam contoh dinyatakan dalam ribuan dolar AS ($000) dan hanya untuk pembelajaran, bukan rekomendasi investasi. Angka 2019 dibandingkan dengan 2018 agar kita dapat membaca arah perubahannya.

Cara melihat hubungan empat laporan

Bayangkan kita mengikuti perjalanan laba. Pendapatan dan biaya bertemu di laporan laba rugi, lalu menghasilkan laba bersih. Sebagian laba dibagikan sebagai dividen dan sisanya menambah retained earnings pada laporan perubahan ekuitas. Saldo ekuitas akhir masuk ke neraca. Di sisi lain, laba bersih menjadi titik awal rekonsiliasi arus kas operasi pada metode tidak langsung.

Karena itu, satu angka sebaiknya tidak dibaca sendirian. Laba naik belum tentu kas bertambah dalam jumlah yang sama. Aset naik juga belum tentu selalu baik; kita perlu melihat apakah aset tersebut produktif dan dari mana pembiayaannya berasal. Inilah alasan empat jenis laporan keuangan perlu dibaca sebagai satu rangkaian.

Jenis laporan keuangan: Laporan Laba Rugi

Di antara empat jenis laporan keuangan, laporan laba rugi atau income statement menunjukkan kinerja perusahaan selama periode tertentu. Urutannya dimulai dari pendapatan, dikurangi biaya pokok penjualan untuk memperoleh laba kotor, lalu dikurangi biaya operasi untuk memperoleh laba operasi atau EBIT. Setelah memperhitungkan pendapatan atau beban lain, bunga, dan pajak, kita sampai pada laba bersih.

Cara membaca laporan laba rugi perusahaan imajiner danieel.id

Contoh laporan laba rugi perusahaan imajiner danieel.id/ Company.

Pada contoh danieel.id/ Company, pendapatan 2019 mencapai $6.115 ribu, naik sekitar 12 % dari $5.476 ribu. Namun biaya pokok penjualan naik lebih cepat, sekitar 15 %, dari $3.776 ribu menjadi $4.335 ribu. Akibatnya, laba kotor hanya meningkat sekitar 5%, dari $1.700 ribu menjadi $1.780 ribu.

Ulasan singkat laporan laba rugi

Kenaikan biaya pokok yang lebih cepat daripada penjualan dapat mengindikasikan tekanan harga bahan baku, tenaga kerja langsung, atau biaya produksi lain. Bisa juga perusahaan tidak dapat meneruskan seluruh kenaikan biaya ke harga jual karena persaingan. Kita belum bisa memastikan penyebabnya hanya dari satu tabel, tetapi laporan ini memberi pertanyaan yang tepat untuk ditelusuri.

Biaya operasi naik sekitar 5%, lebih lambat daripada pendapatan. EBIT pun meningkat dari $893 ribu menjadi $935 ribu. Setelah bunga dan pajak, laba bersih naik dari $536 ribu menjadi $560 ribu, atau sekitar 4 %. Jadi secara nominal perusahaan masih bertumbuh, meski pertumbuhan labanya jauh lebih lambat daripada pertumbuhan penjualan.

Ada satu detail menarik: laba per saham justru turun dari sekitar $1,81 menjadi $1,77 karena jumlah saham biasa bertambah dari 280.000 menjadi 300.000 lembar. Inilah contoh mengapa kenaikan laba total belum tentu berarti kenaikan manfaat per lembar saham.

Lebih detail mengenai laporan laba rugi atau Income Statement ini dapat dibaca pada artikel Cara Membaca Laporan Laba Rugi Perusahaan

Untuk pembahasan lebih rinci mengenai margin, ROA, ROE, dan ukuran lainnya, kita dapat melanjutkan ke artikel rasio keuangan perusahaan.

Neraca atau Laporan Posisi Keuangan

Neraca atau balance sheet adalah jenis laporan keuangan yang memperlihatkan posisi perusahaan pada satu titik waktu. Di sinilah kita melihat aset yang dikuasai perusahaan, kewajiban kepada pihak lain, dan hak pemilik. Hubungan dasarnya adalah:

Aset = Liabilitas + Ekuitas

Aset lancar umumnya diharapkan berubah menjadi kas, dijual, atau digunakan dalam siklus operasi normal. Aset tidak lancar, seperti tanah, bangunan, mesin, dan aset takberwujud, dipakai untuk mendukung bisnis dalam jangka lebih panjang. Liabilitas juga dipisahkan antara kewajiban jangka pendek dan jangka panjang. Ekuitas merupakan hak residual pemilik setelah seluruh kewajiban dikurangkan dari aset.

Contoh Neraca atau Balance Sheet Perusahaan
Contoh neraca perusahaan imajiner danieel.id/ Company.

Contoh neraca danieel.id/ Company memperlihatkan total aset 2019 sebesar $11.025 ribu, naik sekitar 14,4% dari tahun sebelumnya. Kenaikan terbesar pada aset tetap bruto berasal dari mesin, yang meningkat $978 ribu. Secara keseluruhan, aset tetap bruto bertambah $1.207 ribu. Ini konsisten dengan gambaran perusahaan manufaktur yang sedang menambah kapasitas atau memperbarui fasilitas produksi.

Ulasan singkat neraca

Aset lancar meningkat dari $2.092 ribu menjadi $2.487 ribu. Kas dan surat berharga yang mudah dipasarkan bertambah, tetapi piutang usaha juga naik cukup besar, dari $714 ribu menjadi $920 ribu. Kenaikan piutang sekitar 28,9% ini lebih cepat daripada kenaikan penjualan. Itu belum otomatis buruk, tetapi layak ditanyakan: apakah penjualan kredit bertambah, jangka waktu pembayaran melonggar, atau penagihan melambat?

Di sisi pembiayaan, total liabilitas naik $523 ribu dan ekuitas naik sekitar $864 ribu. Utang jangka panjang bersih meningkat $419 ribu. Kombinasi ini memberi petunjuk bahwa ekspansi aset tidak dibiayai oleh satu sumber saja. Current ratio secara sederhana berada di sekitar 2,52 kali pada 2019, naik dari sekitar 2,36 kali pada 2018. Sementara debt-to-equity ratio berada di sekitar 0,46 kali. Angka rasio baru bermakna jika dibandingkan dengan riwayat perusahaan, karakter industri, dan perusahaan sejenis.

Lebih detail mengenai laporan laba rugi atau Balance Sheet ini dapat dibaca pada artikel : Cara Membaca Neraca Perusahaan dengan Mudah

Laporan Perubahan Ekuitas

Laporan perubahan ekuitas menjembatani saldo ekuitas awal dan saldo ekuitas akhir. Perubahan dapat berasal dari laba atau rugi periode berjalan, pembagian dividen, penerbitan saham baru, pembelian kembali saham, maupun unsur penghasilan komprehensif lain sesuai kondisi perusahaan.

Contoh laporan perubahan ekuitas perusahaan imajiner danieel.id/ Company. Satuan dalam $000.
Contoh laporan perubahan ekuitas perusahaan imajiner danieel.id/ Company.

Pada contoh kita, total ekuitas awal 2019 adalah $6.706 ribu. Laba bersih menambah $560 ribu, sedangkan dividen saham preferen dan saham biasa mengurangi ekuitas masing-masing $30 ribu dan $156 ribu. Penerbitan saham biasa baru menambah common stock sebesar $70 ribu dan additional paid-in capital sebesar $420 ribu. Hasil akhirnya adalah ekuitas sebesar $7.570 ribu.

Ulasan singkat perubahan ekuitas

Retained earnings meningkat dari $2.776 ribu menjadi $3.150 ribu. Perubahannya tepat sama dengan laba bersih $560 ribu dikurangi total dividen $186 ribu. Ini penting: retained earnings bukan tumpukan uang tunai di rekening bank. Ia adalah akumulasi laba yang tidak dibagikan, yang sepanjang waktu dapat sudah dipakai untuk membiayai persediaan, mesin, piutang, atau aset lainnya.

Penerbitan saham menambah modal sebesar $490 ribu. Bagi pembaca laporan, informasi ini membantu memisahkan pertumbuhan ekuitas yang berasal dari kinerja usaha dengan pertumbuhan yang berasal dari setoran modal baru.

Lebih detail mengenai laporan perubahan ekuitas atau Statement of Changes in Equity ini dapat dibaca pada artikel : Cara Membaca Laporan Perubahan Equitas

Sementara hubungan laba, aset, dan ekuitas dapat dianalisis lebih lanjut melalui DuPont Analysis untuk ROA dan ROE.

Laporan Arus Kas

Laporan arus kas adalah jenis laporan keuangan yang menjelaskan perubahan kas dan setara kas selama periode berjalan. Arusnya dikelompokkan menjadi aktivitas operasi, investasi, dan pendanaan. Pengelompokan ini sejalan dengan prinsip IAS 7 Statement of Cash Flows, yang membantu pembaca menilai bagaimana kegiatan utama, investasi jangka panjang, serta keputusan pembiayaan memengaruhi kas.

Contoh laporan arus kas perusahaan imajiner danieel.id/ Company.
Contoh laporan arus kas perusahaan imajiner danieel.id/ Company.

Perbedaan laba dan kas muncul karena akuntansi menggunakan basis akrual. Penjualan dapat diakui sebagai pendapatan sebelum pelanggan membayar. Beban juga dapat diakui sebelum kas keluar. Depresiasi mengurangi laba, tetapi tidak memerlukan pembayaran kas pada periode pencatatannya. Oleh sebab itu, laba bersih perlu direkonsiliasi dengan perubahan modal kerja dan unsur nonkas.

 

Ulasan singkat laporan arus kas

Aktivitas operasi menghasilkan kas positif $801 ribu. Laba bersih $560 ribu ditambah kembali depresiasi dan amortisasi $259 ribu, lalu disesuaikan dengan perubahan piutang, persediaan, utang usaha, dan akun modal kerja lainnya. Kenaikan piutang sebesar $206 ribu mengurangi kas operasi, sedangkan kenaikan utang usaha sebesar $108 ribu menambahnya.

Aktivitas investasi memakai kas $1.251 ribu, terutama untuk penambahan aset tetap bruto sebesar $1.207 ribu. Arus keluar investasi yang besar tidak otomatis buruk; pada contoh ini ia konsisten dengan kenaikan mesin di neraca. Pertanyaan berikutnya adalah apakah investasi tersebut kelak meningkatkan kapasitas, penjualan, dan laba secara memadai.

Aktivitas pendanaan menghasilkan kas $696 ribu, antara lain dari kenaikan utang jangka panjang dan penerbitan saham, setelah memperhitungkan pelunasan beberapa kewajiban serta pembayaran dividen. Setelah ketiga aktivitas digabungkan, kas dan surat berharga yang mudah dipasarkan bertambah $246 ribu. Angka itu sama dengan perubahan saldo gabungan dari $716 ribu pada 2018 menjadi $962 ribu pada 2019 di neraca. Rekonsiliasi semacam ini membantu kita memastikan keempat jenis laporan keuangan benar-benar saling terhubung.

Lebih detail mengenai laporan Arus Kas atau Statement of Cash Flows ini dapat dibaca pada artikel : Cara Membaca Laporan Arus Kas Perusahaan

Kesimpulan

Membaca laporan keuangan bukan sekadar menghafal definisi. Kita mencari hubungan: apakah penjualan tumbuh lebih cepat daripada biaya, apakah kenaikan aset produktif dibiayai secara sehat, apakah laba memperkuat ekuitas, dan apakah keuntungan benar-benar menghasilkan kas.

Pada contoh danieel.id/ Company, usaha bertumbuh dan tetap menghasilkan kas operasi positif. Namun biaya pokok naik lebih cepat daripada penjualan, piutang meningkat cukup tajam, dan ekspansi aset membutuhkan tambahan utang serta modal saham. Itu bukan vonis baik atau buruk, melainkan rangkaian sinyal yang perlu ditelaah lebih lanjut.

Setelah memahami empat jenis laporan keuangan ini, langkah berikutnya adalah menghitung rasio, membandingkan tren beberapa tahun, melihat perusahaan sejenis, lalu menghubungkannya dengan prospek bisnis. Untuk konteks investasi, Anda juga dapat membaca pengantar berbagai metode valuasi saham. Standar penyajian terus berkembang; misalnya, IFRS 18 memperbarui ketentuan penyajian dan pengungkapan laporan keuangan. Karena itu, gunakan artikel ini sebagai fondasi pemahaman, lalu periksa standar dan laporan resmi yang berlaku ketika melakukan analisis nyata.

Sumber :

Lawrence J Gitman & Chad J.Zutter, “Principles of Managerial Finance” 13th Edition

This post is also available in: English

Share This Article
Follow:
Daniel, S.T., MBA. Writing about Islam, science, health, IT, finance, history, and other topics as personal reflections — hoping they may also be of benefit to readers.
Tidak ada komentar
error: